|
|
 |
 |
 |
 |
| |
 |
|
| 1. Degradasi
hutan |
|
Sebagai tanaman hutan,
neem cocok untuk mengurangi tingkat degradasi
hutan, karena neem relatif mudah pertumbuhan
dan perawatannya, sehingga tidak memerlukan perawatan
khusus. Ketinggiannya yang mampu mencapai 30
meter dan diameter pohon yang dapat mencapai
2,5 meter ditambah kerimbunan daunnya menjadikan
tanah kering/kritis menjadi hutan lebat. Hal
ini tentu memberikan sumbangan yang besar dalam
rangka mengurangi efek rumah kaca(Neem: A tree
for solving global problem, by Panel on Neem,
National Academy Press, Washington D.C., 1992,
page: 23)
|
| |
| 2.
Banjir, Erosi dan Kekeringan |
|
Panjang akar yang sama
dengan tinggi pohonnya, menjadikan tanaman kokoh
berdiri dan akarnya jauh masuk kedalam tanah,
sehingga mampu berfungsi sebagai penahan air
dan tanah yang membantu mengurangi erosi/abrasi
dan kekeringan.
|
| |
| 3.
Polusi Udara |
|
Rimbunnya daun dan gelar
tanaman “Evergreen”, mampu menyerap
kadar CO2 sampai lebih dari 14 umole perm2 per
detik. Juga mampu menyaring unsur-unsur polusi
lainnya khususnya SO4 (Global neem update,
Vol 1 No. IV, Nov 1996, hal.
3).
Bahkan dalam salah satu buku disebutkan bahwa neem adalah satu-satunya pohon
yang tetap mengeluarkan oksigen meskipun pada malam hari.
|
| |
| 4.
Lahan Kritis/Lahan Kering |
|
Neem memang sangat ideal
tumbuh di lahan kritis dan lahan kering. Tanaman
ini tidak memerlukan curah hujan yang tinggi
dan mampu hidup sampai dengan suhu 49 derajat
Celcius. Semakin kering lahan tempatnya tumbuh,
semakin tinggi
zat aktif (Azadirachtin) yang dikandungnya. Dengan
demikian Neem mampu menjadi tanaman pioneer di
lahan kering, untuk selanjutnya diolah menjadi
lahan pertanian/perkebunan.
|
| |
| 5.
Efek pupuk dan Pestisida kimia |
|
Sudah menjadi pengetahuan
umum, bahwa pupuk kimia disatu pihak memang memberikan
hasil yang sangat menakjubkan bagi hasil pertanian
dalam jangka pendek Tapi dipihak lain, efeknya
ternyata meninggalkan endapan/residu kimia yang
tak terurai oleh organisme tanah, sehingga tanah
tidak dapat direhabilitasi yang berakibat pada
berkurang dan hilangnya sari tanah yang diperlukan
tanaman. Selanjutnya hasil tanaman akan terus
berkurang jika pupuk tidak ditambah dengan persentase
lebih banyak pada lahan yang sama. Pada akhirnya
tanah tersebut tidak dapat lagi ditanami dan
menjadi lahan kosong dan tandus.
Demikian pula efek pestisida kimia, selain menimbulkan penyakit dan keracunan
pada manusia, menyebabkan polusi pada tanah dan resistensi pada hama, sehingga
hama menjadi lebih kuat dan pada akhirnya hama tersebut tidak mampu lagi dicegah
oleh pestisida kimia.
Neem menjadi salah satu kabar gembira bagi pertanian untuk mengurangi pencemaran
dan pengurusan tanah. Sifatnya yang menjadi media bagi pengurai untuk mengembalikan
kesuburan tanah dapat menjadi solusi bagi tanah yang sudah tercemar pupuk kimia.
Demikian pula dengan pestisida dari neem yang bersifat sistemik, tidak menimbulkan
resistensi bagi hama, sehingga tidak di perlukan formulasi baru untuk mengusir
hama yang ada. Sifat pestisida hanya mengganggu fertilitas dan nafsu makan hewan,
sehingga ia akan mati secara alamiah.
|
|
| |
| |
 |
|
|
Rimbun dan hijaunya daun neem
menjadi ciri khas tanaman ini. Diameter rentangan
dahannya mampu mencapai 10 meter. Rentangan dahan
dan kerimbunan daun memberikan suasana hijau dan
sejuk. Dengan kerimbunan daunnya itu pula, neem mampu
menurunkan suhu disekitarnya hingga 10o C.
|
| |
| |
 |
|
|
Selain untuk perindang jalan,
kerimbunan dan bentuk daun yang kecil dan berjumlah
banyak, mampu meredam dan mengurangi laju anggin/badai.
Akarnya yang dalam dan kokohnya pohon mampu menjadi
penahan angin/badai sehingga dapat mengurangi kerusakan
yang terjadi akibat angin kencang atau badai.
|
| |
 |
| |
|
National Research Council
( NRC ), Washington, USA, telah mengeluarkan
laporan dengan judul "Neem: Tree for Solving
Global Problem". Dewan mempertimbangkan Neem
diantara pohon-pohon yang lain dengan banyaknya
kelebihan dan manfaat sehingga dapat dikembangkan
berbagai produk dari pohon tersebut.
Neem merupakan salah satu pohon daerah arid yang
paling bernilai. Digunakan untuk pertanian, industri
komersial, minyaknya dipress dari biji menghasilkan
produk pertanian untuk mengontrol hama yang ramah
lingkungan dan juga pupuk yang efektif.banyak produk
turunan yang dihasilkan dari Neem yang juga efektif
untuk kesehatan (lihat dibawah )
Pohon Neem tumbuh dan beradaptasi dengan cepat pada
daerah arid dan memperbaiki kondisi Top Soil
sehingga perakaran tanaman dapat dengan mudah
memperoleh nutrisi walaupun tingkat kelembaban tanah
sangat buruk. Sehingga dengan demikian pohon neem
cocok diperuntukan bagi penghutanan kembali dan
mengontrol erosi.
Untuk keperluan peningkatan kesejahteraan masyarakat,
Neem dapat membantu peningkatan penghasilan dan
ekonomi masyarakat pedesaan dengan teknologi yang
dikembangkan oleh PT.Intaran Indonesia untuk
memproses Neem dengan mudah sehingga masyarakat akan
terdorong untuk perduli terhadap lingkungan.
|
|
 |
| |
|
Kelangsungan
perekonomian yang berbasis Neem sangat jelas, untuk
kedua-duanya baik penghasil maupun pembeli.
Pengembangan produk dapat dihasilkan dari sini,
mulai dari produk kesehatan, toiletris, pertanian
sampai pasta gigi.
Neem juga efektif untuk penyakit kulit yang serius
seperti eksim, dermatitis, hervest, dan banyak lagi.
Dan telah terbukti dikenal oleh masyarakat antara
lain sistem kekebalan tubuh, tekanan darah rendah,
dan mengurangi demam serta meningkatkan kekebalan
tubuh. Dapat mengontrol lebih dari 200 species
serangga secara aman dan efektif tidak meninggalkan
residu yang berbahaya bagi manusia.
Sebagai tambahan, Neem telah digunakan untuk
mengontrol bakteri, Virus dan jamur serta
meningkatkan sistem kekebalan.
Saat ini produk-produk tersebut perkembang pesat
di India dan tengah berusaha menembus pasar Amerika
dimana tinggal menunggu pengesahan dari para ilmuwan
sebagai produk yang dapat digunakan oleh manusia
dengan aman.
|
 |
| |
| NEEM MEMBANTU
MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI |
| |
|
Neem secara
halus membantu mengatasi kemiskinan para petani
didaerah tropis. Neem ekstak digunakan untuk
mengganti pestisida kimia yang relatif lebih mahal
sehingga dapat menghasilkan uang dan memperbaiki
hidup. Dibeberapa negara berkembang diperkirakan
500.000 jenis racun dan mencapai 20.000 angka
kematian akibat penggunaan pestisida kimia. Para
petani miskin dinegara-negara berkembang
menggunakan bahan-bahan kimia untuk meningkatkan
produksi dan memperbaiki kondisi kemiskinan mereka,
namun kesehatan mereka dan lingkungan terancam.
Untuk memutus lingkaran ini beberapa lembaga
seperti CARE, AIDS, dan AFGRO, secara aktif
memperkenalkan kegunaan Neem di Asia Tenggara,
Afrika, Kepulauan Karibia, Amerika Selatan dan
Amerika Tengeh. Penanaman dan program pendidikan
memberikan mereka perlindungan atas lebih dari 200
species serangga yang berbeda termasuk yang
bersifat membunuh.
Para petani di Mexico dan Haity serta Australia
telah memulai beralih menggunakan penyemprotan
dengan Neem secara sederhana dari yang dulunya
menggunakan pestisida kimia. Berkat semua itu para
petani telah diizinkan untuk mengeksport mangga
dan buah-buahan yang lain ke Amerika Serikat
sebagai produk tanpa bahan kimia yang biasanya
akan tertahan pada bagian infeksi ketika
pengiriman. Dengan berbasiskan Neem mereka juga
memproduksi Wool yang bebas pestisida untuk
dipasarkan di Eropa sebagai wool yang bebas dari
pestisida kimia.
|
| |
|
1.
Penyimpanan Makanan
2.
Bungkil Intaran
3. Madu
Intaran
|
| |
| Referensi: |
|
1. Neem The Ultimate Herb:
Jhon Conrick
2. Status report on global Neem Usage : GTZ
3. The Potentials of the Neem Tree in Gana : GTZ
4. Neem, A tree for solving global Problems (report of an Ad
Hoc Panel of the Board on Science and Technology for International
Development National Research Council
5. Neem in Ayurveda: Vaidya Suresh Chaturvedi
|
 |
 |
|

|
 |
|
AKAR
Pohon Neem memiliki akar tunggang yang dalam dan
perakaran skunder berupa akar serabut, dengan
demikian Tanaman Neem dapat mengambil unsur hara dan
makanan serta air dari lapisan tanah yang paling
dalam. Berdasarkan kondisi tersebut Tanaman Neem
dapat bertahan hidup di daerah yang sangat kering
sekalipun. Berdasarkan hal tersebut juga pohon neem
dapat digunakan untuk mengontrol erosi dan
mempertahankan kesuburan pada lapisan top soil.
GETAH
Getah
terdapat dalam lapisan kayu pada umumnya yang bisa
digunakan untuk lem.
KAYU DAN CABANG
Kayu Neem telah terbukti tahan terhadap rayap.
Ranting pohon neem sangat baik digunakan untuk kayu
bakar.
RANTING
Setiap hari, jutaan orang menggosok gigi mereka
dengan ranting Neem. Para Dokter gigi setuju bahwa
kebiasaan itu dapat melindungi kerusakan gigi dalam
jangka waktu yang lama.
DAUN
Sebuah pasta yang dibuat dari daun telah ditemukan
dan secara efektif memperbaiki kondisi kulit. Dan
sejumlah kecil daun yang dicampur dengan makanan
terbukti baik untuk memperbaiki kondisi pencernaan.
BUNGA
Pohon Neem memiliki bunga yang biseksual dengan
warna ungu yang mana memancing lebah yang diketahui
dapat menghasilkan madu Neem yang sangat bermanfaat.
BUAH
Pohon Neem dapat memproduksi sampai 50 Kg buah
pertahun yang mana daripadanya dapat dibuat sabun
atiseptik.
BIJI BUAH
Biji memiliki kandungan bahan aktif yang mana
berfungsi sebagai pestisida, insectisida dan
fungisida. Minyak Neem aman untuk digunakan disaerah
pedesaan yang alami. Bungkil Neem ( Ampas
pengepresan ) juga ditemukan sangat baik sebagai
bahan pembuatan pupuk dan untuk pemulsaan.
Pohon Neem biasanya mulai berbunga dan menghasilkan
buah setelah 3-5 tahun dan akan aktif berproduksi
sampai umur 10 tahun.
Pohon
Neem dapat hidup sampai 200 tahun.
|
|
|
|
 |
 |
 |
|
| |
|
|
|