|
|
 |
 |
 |
 |
| |
 |
|
|
PT. Intaran Indonesia adalah
perusahaan yang dibentuk oleh Yayasan Membina Api
Cinta Kasih (YMACK) yang berdomisili di Bali, bergerak
dalam bidang Lingkungan Hidup dan pengolahan dan
perdagangan hasil hutan.
Beralamatkan di Jalan Mertasari Pengubengan Kauh Gang Sunrise School
Kerobokan
Kuta-Bali. Sedangkan Pusat produksi terletak di Desa Pujungan Kec. Pupuan
Tabanan.
Telephone (0361) 735822,762329, Faximile (0361) 735822.
Dalam pelaksanaannya PT. Intaran Indonesia telah menemukan cara bagaimana
memperbaiki kondisi lingkungan hidup dan cara yang digunakan tersebut mempunyai
aspek ekonomis atau wira usaha yang cukup tinggi. Setelah mengamati dan mencari
informasi yang mendalam baik dari literatur atau informasi melalui internet maka
PT.
Intaran Indonesia berketetapan untuk mengembangkan satu jenis tanaman yang
mempunyai fungsi dan manfaat yang sangat banyak. Tanaman tersebut bernama Intaran
atau Nimba yang dikenal dengan nama populer Neem (Azadirachta indica). Tanaman
ini banyak tersebar terutama di Indonesia Tengah sampai ke Timur. Disamping sebagai
pohon yang dapat digunakan untuk program reboisasi, tanaman ini juga mempunyau
manfaat baik dalam dunia pertanian, maupun dunia kesehatan. Tanaman ini idealnya
akan tumbuh baik di lahan yang kering atau tandus. Hasil dari tanaman ini akan
sangat berguna untuk penyokong pertanian organik karena mempunyai kandungan unsur
hara yang baik dan juga dapat melindungi tanaman pertanian lain dari serangan
hama dan penyakit, juga dapat sebagai obat untuk melindungi atau mengobati penyakit
yang banyak terdapat dalam masyarakat Indonesia seperti malaria, hepatitis hipertensi
dll.
PT. Intaran mulai melaksanakan kegiatan ini sejak tahun 1999 yang diawali dengan
kerja sama penanaman di dua kabupaten di Flores yaitu Kabupaten Ngada dan Kabupaten
Ende. Sejak saat itu pengembangan terus dilakukan di Bali, Lombok dan Pulau Bangka.
Kegiatan PT. Intarana Indonesia didasarkan akan Visi, Misi dan Fungsi. Sesuai
dengan aspek perhatiannya PT. Intaran Indonesia mempunyai Visi Membangun
pengertian masyarakat akan manfaat kelestarian lingkungan hidup. Sedangkan Misi
yang diemban oleh PT Intaran Indonesia adalah Mengembangkan manfaat tanaman intaran,
Menyebarluaskan penanaman pohon intaran, Membudayakan pertanian organik, Konservasi
lingkungan hidup dan Mengembangkan produk-produk yang dihasilkan oleh tanaman
intaran dalam bentuk produk natural yang berdaya saing. Dengan demikian PT. Intaran
akan memfungsikan diri sebagai penggerak dan penyedia wadah bagi aplikasi, penyebaran,
pengelolaan, pendistribusian hasil dari tanaman intaran. Sasaran akhir yang menjadi
tujuan dari PT. Intaran Indonesia adalah menciptakan industri yang khusus
mengelola tanaman intaran sambil menyelamatkan lingkungan dari kerusakan.
|
| |
|
|
|
 |
 |
 |
|
| |
 |
 |
 |
| |
 |
|
|
Konsep pengembangan yang kami
lakukan adalah dengan menerapkan strategi yang kami
sebut dengan Strategi Tiga Lingkaran (Triple Circle
Strategy).
|
 |
|
Triple Circle Strategy (TCS) merupakan
lingkaran tiga pokok bagian proyek yang dikembangkan
YMACK (Yayasan Membina Api Cinta Kasih) bekerja sama
dengan unsur masyarakat dan dunia usaha yang tertarik
untuk mengembangkan intaran.
|
| |
| A. Lingkaran Pertama (Preparing) |
|
Lingkaran pertama merupakan strategi
untuk pengembangan budidaya intaran dan kegiatan pendukung,
meliputi penyiapan-penyiapan berupa:
|
| |
1. Perencanaan
program penanaman intaran
2. Sosialisasi program
3. Pembentukan kelompok-kelompok petani
4. Pendataan lahan
5. Pembibitan
6. Penanaman
7. Kegiatan pendukung lain (program tanaman sela)
8. Pendataan tanaman intaran yang sudah ada
9. Pembentukan petani pengumpul biji intaran
10. Panen dan pengumpulan biji intaran
11. Kerjasama dengan lembaga lain (Pemerintah, GTZ, dll)
12. Pembentukan koperasi
|
|
|
Untuk melaksanakan kegiatan ini
YMACK membentuk suatu badan yang diberi nama Nusa Tenggara
Neem Propagation (NTNP) dan Bangka Neem Propagation
(BNP). Badan ini merupakan gabungan dari Yayasan MACK,
kelompok masyarakat/petani dan Yayasan/badan sosial
di daerah setempat.
Realisasi program sosialisasi, pembibitan dan penanaman yang sudah
dilaksanakan di beberapa wilayah sejak tahun 2000 sampai tahun 2004
adalah:
|
| |
1.
Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kurang lebih sekitar 30.000 pohon Neem sudah ditanam di daerah
ini yang menyebar dibeberapa daerah seperti di Bukit Kerandangan,
Sekotong, Gili Trawangan, Gondang dll. Pelaksanaannya dilakukan
dengan melibatkan kelompok-kelompok masyarakat setempat, baik
kelompok tani maupun koperasi masyarakat.
2. Flores,
Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengembangan Neem di NTT dilakukan dengan melibatkan LSM setempat
yaitu Yayasan Dian Mitra yang sudah melakukan kegiatan penanaman
sekitar 70.000 pohon. Daerah tersebut menyebar dalam tiga kabupaten
yaitu Ende, Ngada dan Sikka. Didaerah Ende terdapat sebelas
desa yang melakukan penanaman Neem, di Ngada sebanyak tujuh
desa dan di Kabupaten Sikka sebanyak dua desa. Sampai saat
ini perkembangan pertumbuhan cukup baik.
3. Bima, Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB)
Didaerah ini Neem dikembangkan dengan cara yang sama seperti
pengembangan Neem di NTT, yaitu dengan melibatkan LSM setempat
Yayasan Usaha Tani Mekar. Kegiatan di daerah ini dimulai pada
tahun 2001 memulai penanaman di Desa Ambalawi dan Desa Piong.
Pada saat sekarang sudah beberapa desa turut mengembangkan
tanaman Neem seperti Ndano naE, Lampe, Tolo Tangga dan daerah
sepanjang jalan perkotaan kota Bima. Sampai saat sudah sekitar
15.000 pohon Neem ditanam di Bima dan sekitarnya.
4. Karangasem,
Bali.
Program pengembangan Neem untuk daerah Bali akan dilaksanakan
di Karang Asem dengan bekerja sama dengan LSM di Bali yang
akan mengkombinasikan dengan tanaman lain yaitu Tanaman Jati
dan Tanaman Jarak. Pelaksanaan program ini akan dilaksanakan
pada musim tanam tahun 2005. Sampai saat ini sudah sampai pada
pematangan program.
5. Bangka,
Kepulauan Bangka Belitung.
Melalui kerja sama dengan Pemerintahan Daerah Bangka melaksanakan
program penanaman dan penyelamatan lahan kritis yang banyak
ditimbulkan akibat penambangan timah di Pulau tersebut. Lebih
dari 10.000 pohon Neem sudah ditanam di seputar Pulau Bangka
terutama untuk daerah-daerah kritis tersebut. Pohon Neem cukup
cepat tumbuh didaerah ini.
|
|
|
Disamping pelaksanaan pengembangan
Neem diatas, dilakukan juga kerjasama-kerjasama yang
sifatnya kontinyu dengan instansi-instansi yang peduli
terhadap kelestarian lingkungan hidup. Seperti Kegiatan
Berjuta Pohon bersama Radar Bali, Program Penghijauan
bersama Hotel Alam Kulkul, yang setiap tahun tetap
dilaksanakan dengan lokasi yang berbeda di seputar
Pulau Bali.
Pada tahun 2004 ini PT Intaran Indonesia Ambil bagian dalam kegiatan
proyek nasional dalam Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan
(GNRHL) sebagai penyedia bibit untuk musim tanam 2004/2005. Bibit
yang akan dipersiapkan sekitar 200.000 pohon. Kegiatan ini akan terus
menerus dilakukan selama lima tahun.
|
| |
| |
| B. Lingkaran Kedua (Processing) |
|
Lingkaran kedua merupakan strategi
melakukan kegiatan processing dari hasil panen.
Untuk melaksanakan kegiatan ini YMACK mendirikan PT Intaran Indonesia
pada tahun 2000. Kegiatan PT Intaran Indonesia meliputi:
|
| |
1. Membangun
pabrik pemrosesan biji intaran
2. Mempress biji intaran menjadi minyak
3. Penelitian dan pengembangan produk.
4. Membuat pupuk organik
5. Membuat penelitian dan percobaan penggunaan minyak intaran
dan pupuk intaran pada berbagai tanaman
pertanian
6. Membuat penelitian pengembangan produk dari bahan minyak
intaran, seperti sabun, kosmetik, pasta
gigi dan produk lainnya
7. Membuat percontohan kebun organik
8. Memasarkan hasil tanaman organik
9. Mempromosikan dan memasarkan hasil proses biji intaran (minyak
intaran, pupuk intaran dan produk lainnya).
|
|
| |
| |
| C. Lingkaran Ketiga (Developing) |
|
Lingkaran Ketiga adalah lingkaran
terakhir dari strategi ini yang merupakan strategi
untuk mengembangkan dan memasarkan produk yang dihasilkan
dari pengolahan intaran. Pada bagian ini, kegiatan
sepenuhnya adalah:
|
| |
1. Mendorong
munculnya bisnis-bisnis baru yang berbasis intaran,
terutama koperasi-
koperasi/kelompok tani
2. Produk diversifikasi
3. Pemasaran produk tersebut.
|
|
|
Pada tahap ini, YMACK selain
bertumpu pada PT Intaran Indonesia, juga berharap masuknya
dunia bisnis, mempromosikan, mendorong dan memacu individu-individu
atau kelompok bisnis dalam industri pengembangan produk
berbasis intaran. Strategi tahap awal untuk mempromosikan
intaran adalah melakukan kerjasama dengan perusahaan
yang sudah berpengalaman di bidangnya. Pada saat yang
sama dilakukan penyampaian informasi mengenai manfaat
intaran untuk tujuan-tujuan komersial.
Sebagai komitmen terhadap petani di daerah pengembang intaran, YMACK
merencanakan pembentukan kelompok bisnis (seperti koperasi), yang
permodalan dan manajemen awalnya akan dibantu oleh PT Intaran sehingga
mencapai kemandirian. Dengan demikian diharapkan petani tempat pengembangan
intaran akan merasakan manfaat dari pohon Intaran ini.
Konsep ini sangat ideal untuk diterapkan agar petani tidak menjadi
objek dalam setiap pembangunan yang dilakukan. Dikatakan sangat ideal,
karena dalam konsep ini, PT Intaran Indonesia hanyalah sebagai “PILOT
PROJECT” dari pengembangan intaran secara keseluruhan,
bukan sebagai penguasa dari industri Intaran. PT Intaran sengaja
disetting dengan teknologi sangat sederhana, sehingga pada gilirannya
nanti, masyarakat petani yang sudah dikelompokkan tersebut, dengan
mudah mengaplikasikannya. Selanjutnya kelompok masyarakat tadi diarahkan
untuk membentuk suatu unit bisnis yang memiliki kemampuan untuk memproses
dan mengembangkan produk berbasis tanaman intaran. Dengan demikian,
unit bisnis ini dapat mengatur dirinya sendiri mulai dari pengadaan
bahan, pemrosesan sampai kepada pemasaran produknya. Yayasan MACK
tidak menginginkan industri intaran ini menjadi milik pengusaha besar
seperti kelapa sawit misalnya, sehingga tidak banyak manfaat yang
diterima oleh petani. Konsep ini benar-benar diarahkan untuk
memberdayakan petani yang bisa mengatur usahanya sendiri.
|
| |
|
|
 |
 |
 |
|
| |
|
| |
|
|