Neem Oil merupakan hasil olahan ( Perasan ) dari biji Tanaman Intaran (neem).Neem Oil dapat digunakan sebagai pestisida (Pengontrol hama) alami karena mengandung Zat Aktif tanaman ( Limonoids ) yang terdiri dari :

Azadirachtin: Berfungsi mengganggu pertumbuhan hama,Reproduksi (Kemandulan) hama dan mengurangi  nafsu makan yang  mengakibatkan pada kematian hama. Zat ini juga  berpengaruh  sebagai penghambat  daur hidup   (metamorfosis), Salanin     : Berpengaruh terhadap pengurangan nafsu makan.

Meliantriol  : Menghentikan minat makan.

Nimbin dan Nimbidin: Berfungsi menghentikan aktivitas virus yang terdapat  pada  tanaman maupun yang dibawa oleh   serangga.

Hama yang dapat dikontrol dengan menggunakan NeemBa Oil antara lain :

NO

TEST PARAMETER

MEASURE

NEEMBA OIL

1

ELECTRIC CONDUCTIFITY

M s/Cm

Ud *)

2

PH

% (b/b)

5.50

3

WATER

% (b/b)

0.80

4

CARBON ©

Ppm

0.61

5

FERRUM ( Fe )

Ppm

0.132

6

KALIUM (K)

Ppm

1.268

7

PHOSPOR (P)

Ppm

0.858

8

CUPRUM (Cu)

Ppm

Ud*)

9

ZINK (Zn)

Ppm

-1.191

10

MANGGAN (M)

Ppm

0.069

11

SILICON (Si)

Gr/litre

Ud*)

12

BORON (B)

Ppm

0.047

13

ALUMINIUM (AI)

Ppm

187.904

14

NITROGEN (N)

%

2.20

15

SULFUR (S)

Ppm

0.002

16

NATRIUM (Na)

Ppm

3.001

17

MAGNESIUM (Mg)

Ppm

0.68

18

CHLORIDA (CI)

%

0.0062

19

AZADIRACHTIN

mg/g

6.268

*) ud = undetected

Lab analisis SMAKBO ( Sekolah Menegah Analisis Bogor )

Cara Penggunaan Neem Oil ( untuk 10 liter larutan )

  1. Masukan 50 – 70 ml ( 5 – 7 tutup botol ) Neem Oil  kedalam 10 liter air.

aduk hingga minyak tercampur dengan air.

  1. Semprotkan pada seluruh bagian tanaman
  2. Larutan yang tidak digunakan tidak lebih dari 8 jam setelah pecampuran
  3. Waktu penyemprotan terbaik adalah sebelum jam 07.30 atau setelah 16.30        

 ( jangan terkena sinar matahari secara langsung)